Globalisasi

April 1, 2009

globalisasiSECARA historis globalisasi berarti meluasnya pengaruh suatu kebudayaan atau agama ke seluruh penjuru dunia. Globalisasi yang terjadi sekarang dimungkinkan oleh penggunaan media elektronik dalam mengirim dan menerima informasi. Efeknya adalah bahwa ruang dan waktu menjadi kecil, apa yang terjadi di satu belahan dunia akan mempengaruhi belahan lainnya. Para ahli komunikasi menyebutnya sebagai gejala time-space compression atau menyusutnya ruang dan waktu.

Pada hakekatnya, setiap orang atau kelompok orang ingin mempengaruhi orang atau kelompok lainnya, dan pada kenyataannya globalisasi merupakan bentuk baru imperialisme dengan bersenjatakan standarisasi international. Semakin menipisnya batas teritorial negara berakibat semakin tereduksinya kekuatan sebuah pemerintahan dalam membatasi warganya, terutama dalam lifestyle dan budaya yang berubah-ubah dengan cepat, perdagangan bebas, termasuk ‘komoditi’ Pendidikan.

Dampak globalisasi pada skala makro yaitu negara-negara dunia ke tiga sebagai pasar produk industri dan budaya negara maju, yang mengakibatkan semakin lebarnya jurang perbedaan antara negara maju dan negara ke tiga. Dampak globalisasi juga terjadi pada skala mikro yaitu pedagang-pedagang kecil semakin ditinggal konsumennya dengan hadirnya pengusaha ritel dengan modal yang besar, sehingga mengakibatkan omzet pedagang kecil semakin menurun.

Strategi menghadapi globalisasi dengan menggunakan batu landasan globalisasi yaitu perubahan yang berakselerasi dengan cara mencermati fenomena-fenomena perubahan yang terjadi, mengambil kesimpulan esensi dari fenomena-fenomena tersebut, merancang langkah strategis sebagai antisipasi. Kekuatan pengaruh teknologi komunikasi, dunia rekreasi, dan dunia seni menyatu. Misalnya, institusi pendidikan harus menjadi pusat informasi ter-up to date, tempat belajar yang rekreatif dan tempat memperoleh pengalaman-pengalaman baru yang menyenangkan.

Source : koranpendidikan.com

lanegsatu

PADA dunia kepramukaan di Jawa Timur, LaNegsatu (Laskar Negeri Satu) bukanlah nama yang asing. Dalam sepuluh tahun terakhir, komunitas pramuka milik SMPN 1 Tumpang ini sudah mencatat banyak prestasi kepanduan hingga tingkat provinsi, termasuk pemegang juara umum pramuka se Jawa Timur. Sosok dibalik LaNegsatu adalah kak Eko selaku kreator, penggagas sekaligus pendiri.


Pencapaian atas prestasi LaNegsatu yang cukup tinggi itu tentu tidak lahir begitu saja. Ada kerja keras dari seluruh pihak di sekolah. Menurut Kak Eko, ekstrakulikuler pramuka di sekolah ini sudah ada sejak 1961 saat sekolah berdiri. Namun secara resmi mengusung nama LaNegsatu baru pada 4 April 1999, satu tahun setelah Kak Eko masuk sebagai pembina. “Nama itu kami gunakan pertama kali untuk mengikuti lomba lintas alam pedesaan yang diselenggarakan oleh kwartir ranting Poncokusumo. Itu perlombaan yang juga pertama kali diikuti oleh ekskul pramuka di SMPN 1 Tumpang,” jelas Kak Eko.


Kini usia LaNegsatu sudah sepuluh tahun. Semenjak didirikan, kegiatan yang diadakan kali pertama berupa perkemahan Sabtu-Minggu, mengadopsi dari kegiatan yang pernah dilakukan oleh Lord Boden Powell di Bronsea Island yang menjadi cikal gerakan kepanduan di dunia. Meski nama LaNegsatu sudah digunakan semenjak 1999, namun menurut Kak Eko, lambang LaNegsatu baru dipakai pada 2005 lalu.
“Prosesnya memang tidak bersamaan. Nama LaNegsatu dulu yang kita pakai, baru pada pertengahan 2005 lambangnya kita rumuskan. Kendalanya lebih pada mengubah pandangan dari elemen sekolah terhadap keberadaan ekskul pramuka,” tegas Kak Eko.


Dalam perjalanannya, ekskul pramuka memang kerapkali dipandang sebagai kegiatan kelas dua di sekolah. Namun seiring berkembangnya waktu dan dengan rumusan yang matang, kegiatan-kegiatan kepramukaan kini mendapat perhatian serius dari sekolah dan juga di masyarakat. Begitu juga dengan kepramukaan di tingkat daerah dan nasional juga sudah mampu menunjukkan eksistensinya.


“Untuk bisa diterima memang butuh bukti. Dengan sering menggelar kegiatan dan mampu meraih prestasi, lambat laun LaNegsatu bisa diterima oleh sekolah dan masyarakat,” tegas bapak dua anak ini.
Prestasi LaNegsatu memang cukup membanggakan, bukan saja pada ajang kepramukaan di tingkat ranting, prestasinya sudah mampu menembus tingkat cabang bahkan provinsi. LaNegsatu tercatat tiga kali berturut-turut menjadi juara umum tingkat Jawa Timur. Hal ini berarti piala bergilir bidang kepramukaan selamanya akan menjadi milik LaNegsatu dan terpajang sebagai kebanggaan sekolah.


Pencapaian luar biasa dari LaNegsatu selama ini salah satunya tidak lepas dari pembentukan karakter yang kuat mulai dibentuk sejak pertama kali anggota masuk pendidikan dan pelatihan (diklat). Karakter yang dimaksud adalah semangat pantang menyerah sampai kapanpun seperti yang di gambarkan dalam semboyan awal never say die (tidak ada matinya). Selain itu, selalu ada peningkatan dalam setiap kali latihan menjadi mental yang sudah terbentuk sehingga sampai saat ini LaNegsatu konsisten mengukir prestasi. Juara umum tingkat Jatim saat ini sebagai modal untuk menuju prestasi tingkat Internasional. “Tidak kalah penting adalah mental yang kreatifuntuk selalu bisa melakukan sesuatu yang menarik,” jelas Kak Eko.


Makanya dalam setiap mengemas kegiatan kepramukaan, anggota LaNegsatu selalu berupaya tampil semenarik mungkin dan mengandung unsur keterbaruan. Sehingga siswa yang belum bergabung di pramuka dapat tertarik untuk bergabung mengikuti kegiatan pramuka. Inovasi juga merupakan kunci sukses kepramukaan. Dengan melakukan sesuatu yang orang lain belum pernah melakukanya. “Itulah prinsip yang senantiasa di pegang teguh oleh para anggota sehingga ketiga komponen yaitu karakter yang kuat, kreatif dan inovatif merupakan kunci sukses di LaNegsatu khususnya dan didunia kepramukaan pada umumnya,” pungkas Kak Eko. sup-KP     

 

BIODATA
Nama

Eko Juni Wahyudi SE
Lahir
Malang, 9 Juni 1978
Alamat
Jl Wendit Utara Mangliawan, Pakis Malang
Pendidikan
S1 Manajemen Perusahaan
Pekerjaan
Staf Tata Usaha SMPN 1 Tumpang Kab. Malang
Prestasi
2008 – Bintang Pancawarsa Kwarnas

2006 – Pembina Jambore Nasional Kwarcab Malang
2000 – Peserta Terbaik KMD Kwarda Jatim

…….  Pembina Berbagai Prestasi yang diraih La Negsatu
Istri
Nurul Khikmah SPd
Anak
Sabitah Nur Fadlilah

Marwah Nur Fadlilah (alm)
Zahirah Rohadatul ‘Aisy Rofi’ah

 

allahuakbarSEORANG sufi tiba di suatu tempat dimana orang ramai berlalu lalang. Tiba-tiba orang-orang itu duduk bersimpuh dengan menundukkan kepalanya, tak lama berselang lewatlah seorang raja dengan para pengawalnya. Meskipun orang-orang disekitarnya bersimpuh dan tidak berani memandang raja tersebut, namun, Sufi tersebut tidak mau mengikuti mereka, dia tetap berdiri dan memandang raja yang duduk di atas tandu mewahnya.

Melihat tindakkan sufi itu, kontan raja menjadi murka dan langsung menghampiri dan bertanya kepadanya ”kenapa kamu tidak duduk bersimpuh dan menundukkan kepala kepadaku”. Sufi tersebut menjawab ”aku tidak akan tunduk dan patuh pada orang yang tuannya adalah budakku”, ”maksud kamu apa” tanya sang raja lagi. ”untuk apa aku tunduk pada orang yang pemarah dan sombong, serta diperbudak oleh harta, sementara aku bisa mengendalikannya”, mendengar jawaban sang Sufi, Raja itu terdiam sejenak, sejurus kemudian ia lantas berlalu dari hadapan sang Sufi.

lafadz07SEORANG Badui datang kepada seorang dokter. Orang Badui; ”Apakah dokter punya resep obat untuk menyembuhkan dosa?”. Dokter menundukkan kepalanya sejenak sambil berpikir, lalu menjawab; ”Dengarkan resep ini, jika kamu kerjakan, maka kamu akan mendapat penyembuhan dari Allah Swt.”

 

Ambillah akar kemelaratanmu dan jiwa kesabaran. Lalu campurkan dengan bubuk pikiran dan di campur (kadarnya sama) dengan rendah hati dan kekhusyukan, kemudian di tumbuk semua dalam lumpang taubat dan dibasahi dengan air mata, lalu ditempatkan dalam tempat rendah diri kepada Allah dan di masak dengan api tawakal kepada-Nya. Setelah itu aduk dengan sendok istighfar sehingga tampak taufiq dan kehormatan diri. Kemudian, pindahkan ke mangkok cinta dan dinginkan dengan udara kasih sayang. Sesudah di saring dengan saringan kesusahan dan di tambah dengan hakekat iman serta campurkan dengan takut kepada Allah. Terus minum obat itu selama hidupmu dan hatimu akan sembuh dari segala keluhan dan akan hilang rasa sakit dosa.